QAILULAH (Tidur Siang Cara Rasulullah)

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا

Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat. (QS. An-Naba’: 9)
“Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 1637: isnadnya shahih)
“Yang dimaksud dengan qailulah adalah istirahat di tengah hari, walaupun tidak disertai tidur.” (An-Nihayah fi Gharibil Hadits)

Qailulah tidak harus tidur, istirahat siang termasuk qailulah

Dalam Kamus Lisanul Arab dijelaskan makna qailulah secara bahasa,
القيلولة نومة نصف النهار
“Qailulah adalah tidur pada pertengahan siang”
Karena diterjemahkan qailulah dengan “tidur siang” maka banyak yang menyangka qailulah mesti harus tidur. Yang benar, qailulah tidak mesti harus tidur, istirahat pada siang hari sudah termasukqailulah.
Ash-Shan’ani rahimahullah berkata,
والقيلولة: الاستراحة نصف النهار، وإن لم يكن معها نوم
“Qailulah adalah istirahat pada pertengahan siang walaupun tidak tidur.”

Kapan Waktu qailulah
Terdapat ikhtilaf ulama kapan waktu qailulah, apakah sebelum dzuhur atau sesudah dzuhur atau keduanya.
Syarbini rahimahullah berkata,
هي النوم قبل الزوال
“tidur sebelum zawal (waktu dzhur)”
Al-Munawi rahimahullah berkata,
القيلولة: النوم وسط النهار عند الزوال وما قاربه من قبل أو بعد
“Qailulah adalah tidur di pertengahan siang ketika zawal atau mendekati waktu zawal sebelum atau sesudahnya.”
Al-Badri Al-Aini berkata,
القيلولة معناها النوم في الظهيرة
“Qailulah maknanya: tidur di waktu dhuzur (petengahan siang).”
Dan yang rajih adalah qailulah itu waktunya setelah zawal (dzuhur) sebagaimana hadits.
عن سهل بن سعد رضي الله عنه قال: ما كنا نقيل ولا نتغذى إلا بعد الجمعة في عهد النبي صلى الله عليه وسلم. واللفظ لمسلم.
Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu berkata,
“kami (dahulunya) tidaklah melakukan qailulah dan makan kecuali setelah shalat jumat di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata,
كَانُوا يُجَمِّعُوْنَ ثُمَّ يَقِيْلُوْنَ
“Mereka (para sahabat) dulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian istirahat siang (qailulah).” 

(HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no.1241, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Adabil Mufrad no. 940: shahihul isnad)
‘Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu:
رُبَّمَا قَعَدَ عَلَى بَابِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رِجَالٌ مِنْ قُرَيْشٍ، فَإِذَا فَاءَ الْفَيْءُ قَالَ: قُوْمُوا فَمَا بَقِيَ فَهُوَ لِلشَّيْطَانِ. ثُمَّ لاَ يَمُرُّ عَلَى أَحَدٍ إِلاَّ أَقَامَهُ
Pernah suatu ketika ada orang-orang Quraisy yang duduk di depan pintu Ibnu Mas’ud. Ketika tengah hari, Ibnu Mas’ud mengatakan, “Bangkitlah kalian (untuk istirahat siang, pent.)! Yang tertinggal hanyalah bagian untuk setan.” Kemudian tidaklah Umar melewati seorang pun kecuali menyuruhnya bangkit.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no.1238, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Adabil Mufrad no. 939: hasanul isnad)
Qailulah atau bahasa inggrisnya dikenal sebagai Quick-nap adalah tidur siang sebentar yang menjadi kebiasaan Rasulullah saw dan sahabat-sahabatnya. Mungkin sebagian dari kita masih menganggap bahwa tidur siang itu seperti anak kecil atau menganggap bahwa tidur siang adalah bentuk kemalasan. Namun, anggapan ini adalah salah. Tidur siang yang dimaksud hanyalah berkisar 15 menit sd 30 menit. Namun walaupun sebentar kualitasnya sama dengan tidur malam selama 2 jam. Oleh karena itu Qailulah ini dapat membantu sahabat yang ingin mendirikan Ibadah Malam di malam harinya. Sehingga tidak mudah mengantuk pada siang hari serta tetap fresh dan fokus.
Quick-nap ternyata juga sudah diterapkan di berbagai perusahaan Jepang dan Amerika. Beberapa perusahaan Amerika yang telah menerapkannya untuk karyawannya antara lain Nike, Google, Jawa mobile dari Scottsdale company, Continental and British Airways, Ben & Jerry’s dan lain-lain. Mereka melihat dan membandingkan karyawan yang melakukan quick-nap lebih fokus, segar dan tidak mudah sakit dalam hari-hari produktif bekerja.
Manfaat Quick-nap atau qailulah menurut para ahli antara lain
1. Meningkatkan kewaspadaan, ingatan atau memori, kemampuan motorik, pengambilan keputusan dan semangat. Bahkan juga dapat menurunkan kemungkinan sakit jantung dan stress sebesar 30%. Manfaat ini diteliti oleh David Dinges dari University of Pennsylvania School of Medicine pada tahun 80 an.
2. Menyingkirkan kantuk di siang hari tanpa mengganggu tidur malam hari. Manfaat tersebut diungkapkan oleh Jim Horne, direktur Sleep Research Centre di Loughborough University di Inggris.
3. Memberikan ketenangan. Kata Dr. Roger Rosa, ilmuwan senior dari the National Institute for Occupational Safety and Health.
Berikut adalah saran dari Dr. Sara Mednick, penulis buku “Take a Nap! Change Your Life.” agar sahabat bisa tidur siang sekejap di tempat kerja atau di manapun.
1. Siapkan waktu dan ruang.
Quicknap membutuhkan waktu 15 menit sampai 30 menit. Ruang yang dibutuhkan tidak harus ruang tidur, cukup tempat duduk yang nyaman, karpet atau matras serta tidak diganggu oleh orang-orang yang di sekitar.
2. Kondisikan senyaman mungkin.
Apabila memungkinkan, ruangan diseting agar gelap. Karena ketika gelap otak memproduksi hormon melatonin. Oleh karena itu ketika mata tertutup, lampu sebaiknya dimatikan. Atau paling tidak memakai penutup mata. Matikan Handphone serta sebaiknya tidak terkena AC atau kipas angin secara langsung.
3. Hati-hati dengan bahan kimia makanan atau minuman
Sebaiknya anda menghindari kafein (teh dan kopi) untuk beberapa jam sebelum tidur siang. Begitu juga hindari alkohol, nikotin (rokok), obat diet dan obat anti depresan. Oya, sebaiknya makan siang dilakukan setelah tidur siang. Jadi tidur siang terbaik adalah ketika lambung kosong (bukan lapar).

Comments

Popular posts from this blog

Air Organik | Miracle Water

Terkena Kanker stadium 4 pengusaha muslim ini malah bersyukur

VIDEO CLIP MAJELIS ZIKIR AZ-ZIKRA